Tottenham Hotspur Menangi North London Derby

Tottenham Hotspur secara perkasa mampu menumbangkan perlawanan sang rival sekota London Utara Arsenal dalam lanjutan matchday 35 Liga Primer Inggris akhir pekan lalu. Pertandingan yang dihelat di White Hart Lane tersebut berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan The Lilywhites. Kedua gol itu diciptakan oleh Dele Alli di menit 55 dan hanya berselang tiga menit Hary Kane menambah keunggulan melalui titik penalti.

Tottenham Hotspur vs Arsenal
Tottenham Hotspur sukses petik kemenangan atas rival sekota London Utara Arsenal dengan skor 2-0

Kemenangan tersebut sangat berharga untuk pasukan Mauricio Pochettino dalam persaingan meraih trofi EPL di musim ini. Pasalnya, Spurs tetap menjaga jarak empat poin dari Chelsea yang masih kokoh di puncak klasemen sementara.

Kemenangan itu juga sekaligus memastikan bahwa Tottenham Hotspur akan menutup kampanye kompetisi domestik pada musim ini dengan finish diatas sang rival sekota mereka.

Dengan selisih 17 poin dari tetangga sekota mereka di London Utara, saat ini sangat mustahil bagi pasukan Meriam London untuk mampu menyalip perolehan poin Spurs hingga akhir musim nanti.

Momen tersebut bukanlah hal yang seringkali dirayakan oleh para penggemar The Lilywhites. Pencapaian ini adalah yang pertama kalinya mereka rayakan sejak musim 1995 lalu atau lebih tepatnya satu musim sebelum Arsenal ditangani oleh Arsene Wenger. Dimana pada tahun itu, Hotspur finish di urutan ke 7 sementara The Gunners di peringkat ke 12.

Untuk pertama kalinya juga para penggemar Arsenal tidak akan merayakan tradisi yang terbilang unik bernama St. Totteringham. Tradisi itu adalah penanda tahunan bagi para supporter Meriam London yang memastikan bahwa tim kesayangannya finish di atas sang rival.

Selain tidak akan merayakan tradisi St. Totteringham pada musim ini. Gooners (julukan fans Arsenal) juga merasa khawatir tim kebanggaannya itu tidak akan bermain di kancah Liga Champions pada musim depan. Pasalnya, kekalahan tersebut membuat posisi The Gunners masih tertahan di urutan keenam dengan raihan 60 poin.

Berselisih lima poin dari Manchester United yang berada satu tingkat diatasnya dan untuk finish di zona UCL berjarak enam angka dari Manchester City. Namun, Alexis Sanchez CS memiliki satu laga tabungan yang dapat dimanfaatkan untuk memperkecil jarak.

Mauricio Pochettino Senang Dengan Kemenangan Di Laga Emosional Melawan Arsenal

Laga antara Tottenham Hotspur melawan Arsenal pada akhir pekan lalu merupakan pertandingan bertajuk North London Derby terakhir yang berlangsung di White Hart Lane. Pasalnya, pada musim depan, sementara waktu Spurs akan menjadikan New Wembley Stadium sebagai markas mereka hingga pembangunan stadion baru mereka selesai.

Mauricio Pochettino
Mauricio Pochettino merasa senang mampu meraih kemenangan di laga emosional melawan Arsenal

The Lilywhites sukses meraih kemenangan di laga emosional tersebut dengan skor 2-0, berkat gol dari dua bintang mereka Dele Alli dan Hary Kane. Kemenangan itu membuat sang manajer Mauricio Pochettino merasa senang. “Tentu saya merasa senang dengan kemenangan ini. Tidak hanya saya, tentu para pemain dan terkhusus fans juga merasakan hal yang sama,” ujar pelatih asal Argentina.

Hugo Lloris: Perburuan Gelar Juara Masih Terbuka

Sang kapten tim Tottenham Hotspur Hugo Lloris mengungkapkan bahwa persaingan menuju gelar juara Liga Primer Inggris musim ini masih sangat terbuka untuk timnya. Kini, Spurs hanya terpaut empat poin dari sang pemuncak klasemen yang masih dipegang oleh rival sekota London yakni Chelsea.

Hugo Lloris
Hugo Lloris ungkap bahwa perburuan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini masih seru

“Tentu, kami hanya berjarak empat poin dari posisi teratas. Jadi, perburuan gelar juara di musim ini masih sangat terbuka untuk kami. Terpenting, di empat laga terakhir musim ini, kami harus memaksimalkannya. Sembari menunggu hasil dari pesaing kami,” ungkap pemain berposisi sebagai penjaga gawang.

Skor Kacamata Akhiri Derby Manchester

Manchester United sukses curi satu poin kala bertandang ke Etihad Stadium, markas sang rival mereka Manchester City dalam lanjutan Liga Primer Inggris Jumat dinihari tadi. Laga bertajuk Derby Manchester tersebut berakhir dengan skor kacamata alias 0-0. Padahal, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk menciptakan gol.

Manchester City vs Manchester United
Derby Manchester berakhir tanpa gol

Tambahan satu poin tersebut tidak membuat posisi The Reds Devil di tangga klasemen berubah. Pasukan Jose Mourinho masih tertahan di posisi kelima dengan mengoleksi 64 poin. Berselisih satu poin dari lawan yang baru saja mereka hadapi pada Jumat dinihari tadi.

Bahkan, jarak dengan Liverpool yang berada di posisi ketiga hanya berselisih dua angka. Dan Setan Merah memiliki satu laga tabungan, yakni melawan Southampton. Gameweek 28 tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 18 Mei 2017 mendatang bertempat di St. Mary’s Stadium, markas The Saints.

Setelah bertandang ke markas The Citizens, Zlatan Ibharimovic CS akan kembali bersiap-siap untuk menjamu Swansea City di Old Trafford akhir pekan nanti. Pertandingan lanjutan matchday 35 itu dijadwalkan pada tanggal 30 April 2017 dan dimulai pada pukul 18.00 WIB.

Sementara bagi Manchester City, satu poin itu juga tidak berarti apa-apa. Tim arahan Pep Guardiola masih tertahan diurutan keempat dengan koleksi 65 poin. Berjarak satu angka dari Liverpool yang berada satu peringkat diatasnya. Namun, The Citizens memiliki satu pertandingan tabungan kotra West Bromwich Albion, yang akan berlangsung di Etihad Stadium pada tanggal 17 Mei 2017 mendatang.

Tidak berbeda jauh dengan sang rival, Manchester City juga akan kembali bertanding pada akhir pekan nanti. Kali ini, Yaya Toure CS akan bertandang ke Riverside Stadium, markas Middlesbrough.

Jalannya Pertandingan Manchester City vs Manchester United Babak Pertama

Manchester City selaku tim tuan rumah, langsung mengambil inisiatif. Laga baru berjalan sembilan menit, Sergio Aguero hampir saja membawa timnya unggul. Tapi sayang, sambaran penyerang Internasional Argentina itu masih mengenai tiang gawang. City terus mendominasi jalannya pertandingan.

Manchester City vs Manchester United
Sempat terjadi ketegangan antara pemain Manchester City dengan Manchester United

Kesempatan kembali didapatkan oleh The Citizens melalui tendangan keras Kevin De Bruyne di menit ke 21. Namun, David de Gea dengan sigap mampu mengamankan sepakan tersebut.

Tiga menit berselang, United mencoba merespon serangan City. Berawal dari kesalahan yang dilakukan oleh Claudio Bravo ketika mengantisipasi umpan silang dari Anthony Martial. Bola liar jatuh ke kaki Henrikh Mkhitaryan yang langsung melakukan sepakan keras ke arah gawang. Beruntung, Bravo berdiri di posisi yang tepat. Sehingga, mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Memasuki menit ke 30, pasukan Pep Guardiola masih menguasai jalannya pertandingan dengan terus menebar ancaman. Beberapa kesempatan melalui aksi gemilang Aguero yang mampu merepotkan lawan. Akan tetapi, lini pertahanan United yang solid, ditambah dengan gemilangnya De Gea dibawah mistar gawang, sukses membuat City merasa frustasi.

Ketegangan kembali muncul di empat menit sebelum babak pertama berakhir, setelah terjadi kontak antara Ander Herrera dengan Fernandiho. United hampir saja mampu unggul terlebih dahulu, andai saja tandukan Herrera yang menerima umpan dari Marcus Rashford tidak melebar. Skor kacamata menutup paruh pertama.

Laporan Derby Manchester Babak kedua

City kembali tampil dengan agresivitas yang tinggi di babak kedua. Beberapa peluang mampu diciptakan oleh tim besutan Pep Guardiola. Namun lagi-lagi, solidnya lini pertahanan United dan penampilan menawan De Gea sukses meredam serangan yang dilancarkan oleh Manchester City.

Derby Manchester
Marouane Fellaini menanduk kepala Sergio Aguero

The Citizens harus kehilangan Claudio Bravo, lantaran penjaga gawang Internasional Cile tersebut mengalami cedera pada bagian kaki kirinya. Willy Caballero menggantikan posisi sebagai kiper. Namun, City memiliki kesempatan yang besar pada sepuluh menit jelang pertandingan berakhir.

Pasalnya, Manchester United harus bermain dengan sepuluh orang, setelah Marouane Fellaini terpaksa dihadiahi kartu merah oleh sang pengadil lapangan. Setelah gelandang berkebangsaan Belgia itu terlihat menanduk kepala Aguero. Akan tetapi, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tidak berubah.